Postingan

Tugas Resensi

Gambar
 Resensi Buku 3726 Mdpl Identitas Buku Judul: 3726 Mdpl Penulis: Nurwina Sari Jumlah Halaman: 280 Penerbit: Romancius Tahun Terbit: 2024 Sinopsis Mengisahkan tentang Rangga Raja, seorang mahasiswa Fakultas Kehutanan yang juga menjabat sebagai Ketua OSPEK. Sosoknya yang populer dan karismatik membuatnya disukai banyak orang. Namun, hati Rangga hanya tertuju pada Andini Hangura, seorang mahasiswi yang dikenal cantik dan cerdas. Sayangnya, Andini telah menjalin hubungan dengan Bintang, anggota geng motor dari Fakultas Hukum yang terkenal di kampus. Hubungan mereka pun akhirnya kandas, tetapi Andini masih belum sepenuhnya bisa melupakan masa lalunya. Cerita novel 3726 MDPL ini menggambarkan perjuangan Rangga untuk mendekati Andini selama empat tahun. Meski pesannya sering diabaikan, Rangga tetap setia mengirimkan ucapan selamat ulang tahun dan perhatian kecil lainnya. Salah satu hobi Rangga adalah mendaki gunung. Kegiatan mendaki gunung menjadi pelipur lara, sekaligus harapan agar Andi...

Lari: Antara Kesehatan, Tren, dan Gaya Hidup

Akhir-akhir ini, olahraga lari semakin populer di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran, banyak yang tertarik mengikuti tren olahraga ini. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa lari telah menjadi bagian dari gaya hidup aktif dan sehat di berbagai lapisan masyarakat. Daya tarik utama dari olahraga lari terletak pada kesederhanaannya. Lari tidak membutuhkan alat khusus maupun tempat tertentu. Cukup dengan sepatu olahraga yang nyaman serta niat untuk bergerak, siapa pun dapat melakukannya. Faktor kemudahan inilah yang membuat olahraga lari semakin digemari dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Selain menyehatkan tubuh, lari juga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental. Banyak orang mengaku merasa lebih bahagia dan tenang setelah berlari. Aktivitas ini terbukti dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki suasana hati. Dengan demikian, manfaat lari tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi...

Feature Biografi Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer: Pena yang Menolak Dia Di sebuah pagi, 6 Februari 1925, di Blora, Jawa Tengah, lahirlah seorang bayi lelaki yang kelak menjadi legenda sastra Indonesia. Ia diberi nama Pramoedya Ananta Toer  nama yang kelak akan mengguncang dunia literasi, menantang kekuasaan, dan menyalakan keberanian dalam diri pembacanya. Pram, begitu ia kerap dipanggil, tumbuh di lingkungan keluarga yang menghargai pendidikan. Ayahnya, seorang guru dan aktivis. Ibunya menanamkan nilai kejujuran dan keteguhan hati. Sejak kecil, Pram sudah mengenal pahitnya hidup di negeri yang terjajah. Ia melihat rakyatnya hidup dalam kemiskinan, sementara para penjajah memegang kendali. Masa remajanya diwarnai pergolakan. Ia pernah bekerja sebagai tukang ketik dan juru tulis. Di sela-sela pekerjaan itu, ia menulis cerita pendek dan esai. Awalnya, tulisannya dimuat di majalah dan surat kabar lokal. Perlahan tapi pasti, suaranya mulai terdengar. Pram punya gaya yang khas: lugas, penuh pengamatan sosial, dan...